Uncategorized

10 Tahun

melihat perbedaan selama 10 tahun di antara kami berlima, lima anak yang lahir lebih dulu di dunia dari ortu saya, membuat saya cukup terkejut. sebagai anak tertua, saya cukup bisa melihat perubahan yang cukup mencolok di diri adik2 saya ini, baik sifat ataupun fisik.

fam1

Tahun 2003
leli, pipit, tika masih sama. masih dekil dan lugu; masih jernih hati dan pikiran. hahah. hanif masih lucu, bandel dan pendek. anis masih lucu buangetsss.

fam2

Tahun 2012

Leli, pipit dan tika sudah mulai belajar jadi perempuan. tapi sudah tidak lugu lagi hahaha. hanif menjadi sangat bijak dan pujangga bangets. dan tinggi pula. anis masih tetap polos walau ytak lucu lagi krn sudah besar. dan lebih sholehah.

ah adik-adikku yang dulu teman bermain boneka-bonekaan. menyenangkan euy punya saudara yg umurnya deketan gini, bahkan sampe berlima. mama ga perlu terlalu nemenin kita main karena kita udah ada temen main.
10 tahun ga terasa berlalu. 10 tahun itu lama loh adik-adikkuh. kl 10 tahun yg kemarin kita cuma berubah sedikit, belum bikin apa2, yuk kita bikin perubahan di 10 tahun ke depan (minimal loh).
i love you all :*

Keluarga · Selfthought

tangisan tengah malam

seram kalipun ini judulnya. yeah, judulnya baru ditulis setelah saya nulis kontennya, masbro. mungkin ini alur emosinya udah ga jelas, berhubung sayanya juga udah menumpahkan sepuas2nya juga =)

tapi tidak apa apa, toh ini hanya sebuah catatan. yang karna beberapa alasan, harus diabadikan.

=====================================================

ini spesial skali, untuk ayah dan mama yang tiada duanya.

Continue reading “tangisan tengah malam”