i like it :9 · Nostalgilaks · share

Status-status Maknyus

ane lagi blogwalking  pagi ini. dan tibalah saya di blog guru saya, pak pras  . baca-baca, mulai dari tentang NII, cerita-cerita, dan lain-lain. sampailah pada cerita pak pras tentang keinginannya untuk mencari status beliau yang udah jadul bet. dan digunakanlah aplikasi ini :

http://apps.facebook.com/mystatuses/newestfirst

trus ane jadi nyoba juga, penasaran. tinggal buka aja aplikasinya, allow seperti biasa. dan muncul dong, status kita dari awal bikin facebook 😀

ini salah satunya :

ini ane lagi keketawaan dalam kebindengan (gara2 hidung tersumbat, haha), diem merenung, sedih, senang, malu, dan lain-lain.perasaanku dibuat campur aduk olehmu, status-status jadul. yang paling bikin ngakak adalah melihat kenyataan dulu saya menulis kata ‘saya’ menjadi ‘saia’, masyaAllah deh. yang bikin sedih-terharu-deg itu ya kalau ketemu status ‘stabil’ saya, yang ya Allah, ternyata saya dulu pernah se’stabil’ itu. doakan istiqomah dan tetap semangat memperbaiki diri.

seperti yang pernah ane tulis di blog yang tentang : ‘menulis itu merekam segalanya’, begitupun si status ini. keliatan alur hidup saya kemarin-kemarin.ada yang jatuh, ada yang naik, ada yang puncak, keliatan.

fyi, saya bikin fb pas SMA. dan masih jarang banget dibuka, gara-gara pas di pesantren harus hati-hati banget kalo buka fb, kalo ga ntar dimarahin, haha :p pas liat status-status itu, saya jadi tau dan inget lagi, kapan saya gabut habis USM, keterima ITB, tasyakuran, galau UTS, pengumuman jurusan, menemukan teman baik, sampe yang baru-baru ini, misalnya pas ke Bali kemarin.

Recommended! Ambil saja pelajaran dari status-statusmu! 😀

ini fakta

Ancaman Baru di Era Twitter dan Facebook

Oleh: Stefan Tanase,
Senior Security Researcher, Kaspersky Lab

KOMPAS.com – Siapa tak kenal Facebook dan Twitter? Pengguna Internet era ini pasti nyaris tak bisa lepas dari dua ajang gaul dunia maya itu. Facebook dan Twitter merupakan implementasi dari web 2.0.

Apa itu web 2.0? Ini merupakan generasi terkini yang paling mendunia dari web, di mana semua pengguna web dapat mempublikasikan dan menerima informasi secara bebas, untuk saling berkolaborasi dan sosialisasi. Jika di era web 1.0 kita hanya dapat mengakses informasi saja, dengan segala keterbatasannya, maka di web 2.0 kita dapat membagikan informasi yang kita punya, baik itu bersumber dari kita sendiri atau dari sumber lain. Kita juga dimungkinkan langsung berinteraksi dengan sesama pengguna web.

Dengan semua kelebihan itu, tak heran jika web 2.0 membuat banyak orang tertarik menggunakan Internet. Mereka yang awalnya tidak kenal dunia maya, menjadi penasaran dan ingin mencoba, sebab kehebohan daya tarik web 2.0 ini.

Memang menyenangkan, bahkan mencandui sebagian orang. Sehari saja tidak mengakses Facebook atau Twitter, rasanya ada yang kurang. Sayangnya masih banyak orang belum sadar bahwa semua kemudahan berbagi dan mengakses informasi itu disertai dengan ancaman lain, yaitu malware yang juga memanfaatkan celah-celah yang ada.
Continue reading “Ancaman Baru di Era Twitter dan Facebook”