ini fakta

Hidup Harmonis-lah, AR dan TL

“Sekeren apapun anak arsi ngedesain bangunan, tetep aja dia butuh kita-kita yang ngerancang septic tank, Le”

-K*****, 20, mahasiswa

 

Mahasiswa Teknik Lingkungan nge-print hasil Auto Cad berupa gambar Septic Tank, dan di samping-nya ada anak arsi yang sedang nge-print gambar keren. Haha.

ini fakta

miris.

gambar ini diambil tadi sore (26 Februari, jam 5-an)

saya ga bakal nulis banyak-banyak. cukuplah sebagai penyadaran buat saya (dan teman2 mungkin?) kalo ternyata masih banyak skali PR sosial kita. setidaknya..lebih peduli.

‘cobaa kampus kita ada di klurahan apa?’ -Faris, dedengkot GH

ini fakta

Jangan Jadi Sampah dan Korban Internet!

Apakah hingga kini kamu masih “nge- blog”, “nge-tweet”, atau “nge-Facebook”, hanya mengisinya dengan: “Lagi ‘boring’… jalanan macet!” Atau, “Pulang kampus, haus n lapar”. Bentuk lainnya, “‘Thank you honey’. Besok kita ke jalan lagi yuk!”

Jika iya, komentar kamu adalah bagian dari “sampah” yang mengakibatkan jutaan orang bosan dengan dunia maya. Mesin pencari juga telah memerangi website atau blog yang isinya sekadar “sampah”.

Jika kamu masih sekadar ber-ha-ha-hi-hi di dunia maya, update status gitu-gitu aja, tidak bisa tidur hingga larut malam hanya menunggu komentar “sampah”, dan mondar-mandir untuk browsing sesuatu yang tak berguna, kamu merupakan bagian dari netizen korban teknologi.

Continue reading “Jangan Jadi Sampah dan Korban Internet!”

ini fakta

Ancaman Baru di Era Twitter dan Facebook

Oleh: Stefan Tanase,
Senior Security Researcher, Kaspersky Lab

KOMPAS.com – Siapa tak kenal Facebook dan Twitter? Pengguna Internet era ini pasti nyaris tak bisa lepas dari dua ajang gaul dunia maya itu. Facebook dan Twitter merupakan implementasi dari web 2.0.

Apa itu web 2.0? Ini merupakan generasi terkini yang paling mendunia dari web, di mana semua pengguna web dapat mempublikasikan dan menerima informasi secara bebas, untuk saling berkolaborasi dan sosialisasi. Jika di era web 1.0 kita hanya dapat mengakses informasi saja, dengan segala keterbatasannya, maka di web 2.0 kita dapat membagikan informasi yang kita punya, baik itu bersumber dari kita sendiri atau dari sumber lain. Kita juga dimungkinkan langsung berinteraksi dengan sesama pengguna web.

Dengan semua kelebihan itu, tak heran jika web 2.0 membuat banyak orang tertarik menggunakan Internet. Mereka yang awalnya tidak kenal dunia maya, menjadi penasaran dan ingin mencoba, sebab kehebohan daya tarik web 2.0 ini.

Memang menyenangkan, bahkan mencandui sebagian orang. Sehari saja tidak mengakses Facebook atau Twitter, rasanya ada yang kurang. Sayangnya masih banyak orang belum sadar bahwa semua kemudahan berbagi dan mengakses informasi itu disertai dengan ancaman lain, yaitu malware yang juga memanfaatkan celah-celah yang ada.
Continue reading “Ancaman Baru di Era Twitter dan Facebook”

ini fakta · puisi + cerpen + pantun

Tuhan Sembilan Senti

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,
Continue reading “Tuhan Sembilan Senti”