Uncategorized

Harga Mahal

Beberapa hari yang lalu, saya kontrol ke dokter gigi. Target hari itu adalah menemukan 3 buah saluran akar. Dan ternyata itu membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. 2 jam saya duduk, membuka mulut, wah pokoknya mulut saya ada dalam ‘kuasa’ sang calon dokter.

Kenapa membutuhkan waktuyang sangat lama?

Jadi begini, di RSGM (tempat saya kontrol gigi), terdapat 3 jenis dokter, yaitu ko-as, residen dan spesialis. Ko-as adalah calon dokter (mahasiswa tingkat 1), residen adalah calon dokter spesialis, dan spesialis adalah yaa dokter yang udah spesialis. 

Pilihan itu tiba ketika ada pemeriksaan awal setelah pendaftaran awal pasien. Kata tetehnya, ada 3 pilihan dokter, terserah pilih yang mana. Yang beda, cuma biaya tiap kontrol. Kalau kontrol di ko-as 50.000, residen 100.000, dan spesialis 200.000. Saya tadinya milih yang residen, tapi karena ngantri, jadi dioper ke ko-as. Alhamdulillah ko-as perempuan, cantik dan baik pula.

Oke, kembali ke hari dimana saya dibuka mulutnya selama 2 jam.

Setiap nemuin 1 saluran, teteh itu nanya ke dokter yang ngawas. Kadang juga nanya ke temennya, jadilah saya seperti tontonan para calon dokter. Setelah ditemuin 3 saluran, saya bilang ke tetehnya, ‘maaf ya teh, jadi lama,’ trus tetehnya bilang, ‘wah kok minta maaf lel, nyari saluran sebenernya cepet kok, cuma sayanya aja yang belum pengalaman. kalau udah pengalaman mah cepet,’

Ternyata, harga mahal itu dari pengalaman. Semakin banyak jam terbang, smakin nglotok juga ilmunya. Setidaknya itu kesimpulan saya. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s