[Share] Neraka dan Kesengsaraannya

Judulnya serem? Begitulah. Saya mau share salah satu sub-BAB dari buku ‘Bersujud dalam Keheningan; 111 Kiat Agar Anda Mau dan Mampu Melaksanakan Shalat Tahajud’, karya Abu Al-Hamidy. Buku terbitan cukup jadul, cetakan pertama di tahun 2007. Ini buku ‘colongan’ dari rumah. Karena penasaran sekaligus ingin membunuh rasa bosan menunggu, saya buka buku tersebut secara acak. Dan yang terbuka.. ini. Saya salin tanpa perubahan, insyaAllah.

***

Bayangkan dalam hati Sebelum tidur betapa panasnya Neraka Jahim. Alangkah berat dan banyak siksaan di dalamnya. Lalu ingatlah bahwa shalat tahajud bisa menyelamatkan diri Anda dari siksa itu. Hati dan pikiran Anda akan mengajak tubuh untuk salat tahajud karena takut akan siksa dari Allah swt. serta mohon kepada-Nya agar mengampuni segala dosa dan kesalahannya.

Betapa banyak orang-orang saleh menangis karena teringat akan siksa neraka. Betapa banyak dari mereka yang gemetar hatinya, ketika mengingat panasnya kobaran api neraka. Betapa banyak dari mereka yang hilang rasa kantuknya ketika ingat akan makanan dan minuman para penghuni neraka itu.

Syaddad bin Aus mengatakan, “Ya Allah, sesungguhnya telah sirna rasa kantukku.” Kemudian ia salat tahajud sampai tiba waktu subuh.

Malik bin Dinar berkata, “Seandainya aku bisa tidak tidur, aku tidak akan tidur, karena aku khawatir jangan-jangan siksaan itu datang ketika aku sedang tidur. Alangkah baiknya jika di antara mereka ada orang yang menyeru mereka di puncak-puncak, “Wahai manusia, takutlah kalian terhadap api neraka, api neraka!”

 

Sungguh indah apa yang dikatakan oleh seorang penyair :

“Saudaraku sesama muslim …….

Beribadahlah kamu di malam hari agar mendapat petunjuk

Sampai kapan kamu akan tidur malam sedangkan usiamu semakin sirna

Celakalah kamu, aku melihatmu tidur sepanjang malam

Padahal orang lain sedang tahajud di mihrabnya

Wahai orang yang tertipu, masihkah kamu tidur sedangkan neraka telah dinyalakan

Panasnya bara dan apinya tidak dapat dipadamkan

Ingatlah, itulah neraka yang dinamakan neraka Ladza

Sewaktu-waktu gelap dan di lain waktu dinyalakan kembali

Wahai pelaku kemaksiatan, celakalah kamu yang mau berteman dengannya

Kamu akan dikumpulkan dalam keadaan haus dan wajah yang hitam

Seandainya seorang penganggur mengetahui pahala dan kebaikan

Yang diperoleh orang yang zuhud, niscaya ia tidak akan tidur

Ia akan berpuasa dan beribadah di malam hari ketika orang-orang tertidur

Dan ia akan berkhalwat dengan Rabb-nya dan beribadah

Seandainya dunia ini kekal bagi penghuninya

Niscaya Rasulullah akan hidup kembali.”

 

Saudaraku, tidak tidur segolongan manusia di waktu malam bisa menyebabkan terjadinya kekhawatiran dan kegelisahan, karena hal itu menghalangi mereka untuk bisa tidur nyenyak. Tidak ada yang bisa mereka kerjakan, kecuali air mata yang bercucuran karena bermunajat dan berkhalwat dengan sang Mahakuasa.

***

pict source : tumblr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s