Like Father Like Son

bismillah.

Saya suka banget sama pembuka di buku ‘Cinta di Rumah Hasan Al-Banna’. Maka saya meminta izin untuk nge-post kisah sarat makna ini. Di situ diceritakan 2 kisah tentang sebegitu miripnya seorang ayah dengan anaknya; betapa seorang anak sangat mewarisi sifat ayahnya, sehingga terlihat bawa sikap orangtua sangatlah penting dalam pembentukan sikap seorang anak.

 

***

 

kisah #1

“Siapa yang menjaminmu hidup sampai setelah waktu zuhur?” pertanyaan itu terlontar dari mulut seorang pemuda kepada khalifah Umar bin Abdul Aziz, tokoh pemimpin bergelar khulafaurrasyidin yang kelima. Ketika itu, khalifah yang terkenal keadilannya itu sangat tersentak dengan perkataan sang pemuda. Terlebih saat itu, ia tengah merebahkan diri beristirahat usai menguburkan khalifah sebelumnya, Sulaiman bin Malik.

Tapi baru saja ia merebahkan badannya, seorang pemuda berusia tujuh belasan tahun datang menghampirinya dan mengatakan, “Apa yang ingin engkau lakukan wahai Amirul Mukminin?”. Khalifah Umar bin Abdul Aziz menjawab, “Biarkan aku tidur barang sejenak. Aku sangat lelah dan capai sehingga nyaris tak ada kekuatan yang tersisa.”

Namun pemuda itu tampak tidak puas dengan jawaban tersebut. Ia bertanya lagi, “Apakah engkau akan tidur sebelum mengembalikan barang yang diambil secara paksa kepada pemiliknya, wahai Amirul Mukminin?”. Khalifah Umar bin Abdul Aziz mengatakan, “Jika tiba waktu zuhur, saya bersama orang-orang akan mengembalikan barang-barang tersebut kepada pemiliknya.”

Jawaban itulah yang kemudian ditanggapi oleh sang pemuda. “Siapa yang menjaminmu hidup sampai setelah zuhur, wahai Amirul Mukminin?”

Pemuda itu bernama Abdul Malik. Ia, putera Amirul Mukminin sendiri, Umar bin Abdul Aziz. Semoga Allah merahmati keduanya.

 

***

 

Kisah #2

Seorang lelaki datang menghadap Amirul Mukminin, Umar bin Khattab radhiallahu anhu. Ia melaorkan kepada khalifah tentang kedurhakaan anaknya. Khalifha Umar lantas memanggil anak yang dikatakan durhaka itu dan mengingatkannya terhadap bahaya durhaka pada orangtua. Saat ditanya sebab kedurhakaannya, anak itu mengatakan,

“Wahai Amirul Mukminin. tidakkah seorang anak mempunyai hak yang harus ditunaikan oleh orangtuanya?”

“Ya,” jawab Khalifah.

“Apakah itu?” tanya anak itu.

Khalifah menjawab, “Ayah wajib memilihkan ibu yang baik buat anak-anaknya, memberinya nama yang baik dan mengajarinya Al-Qur’an.”

Lantas sang anak menjawab, “Wahai Amirul Mukminin. Tidak satupun dari tiga perkara itu yang ditunaikan ayahku. Ibuku Majusi, namaku Ja’lan, dan aku tidak pernah diajarkan membaca Al-Qur’an.”

Umar bin Khattab ra lalu menoleh kepada ayah dari anak itu dan mengatakan, “Anda datang mengadukan kedurhakaan anakmu, ternyata Anda telah mendurhakainya sebelum ia mendurhakaimu. Anda telah berlaku tidak baik kepadanya sebelum ia berlaku tidak baik kepada Anda.”

 

***

 

Semoga menjadi bahan renungan bersama, terutama buat saya yang masih ‘apa-apaan’ ini😥

Manfaatkan masa lajang sebelum masa tidak lajang dengan cara menimba ilmu-ilmu yang baik sebagai persiapan masa-masa tidak lajang yang kita semua tidak tau kapan hal tersebut akan terjadi. Eh ngapain gw baca nikah-nikahan, gw kan masih mahasiswa? Plis deh bang itu juga udah waktunya kali –‘  Alasannya tidak lain tidak bukan adalah supaya saya dan teman-teman semua bisa menjadi orangtua yang oke dari generasi muda selanjutnya. Tapi tidak perlu over juga membaca buku ‘bekal’nya, karena kita masih punya kewajiban sebagai mahasiswa dan anak. Secukupnya saja, sesuai takaran.

Mungkin bisa dibilang kalo saya galau ntar anak saya bisa lebih galau, kalo saya pelit ntar anak saya bisa kikir, kalo saya pabalatak ntar anak saya ngalorngidul. Wah naudzubillah.Mudah-mudahan si anak bisa ngingetin, bukannya niru.

Jadi bersiap-siap sajalah untuk menjadi lebih baik, supaya si anak nanti bisa lebih baik dari kita-kita para calon orangtua yang keren ini. Amiin.

6 thoughts on “Like Father Like Son

  1. Pingback: Orang tua bisa durhaka terhadap anak? « Pikir dan Rasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s