Sedikit Mengintip si Batik

Letaknya di jalan sempit, hanya muat 1 bus. Tapi outlet yang cukup besar ini berada di dekat wilayah keraton Yogyakarta. Saya ke sana bersama Ayah, adik, dan teman-teman Ayah yang lain.

Coba, intip sebentar yukyuk😀

Ada dua pintu masuk, yaitu pintu masuk menuju tempat produksi, dan pintu masuk menuju outlet. Ketika kamu menginjakkan kaki di pintu masuk menuju tempat produksi, di sebelah kiri ada beberapa batik super keren yang diberi pigura, yaitu sebuah peta Indonesia, beberapa macam batik, dan proses membuat batik bercorak keraton.

Ini, peta Indonesia :

Ini beberapa macam batik (gyaa gambarnya nge-blur –‘)

satu lagi

 

Sebetulnya ada beberapa keterangan di bawah setiap bingkai, tapi saya lupa banget –‘. Yang jelas, itu keterangan tiap batik, karena coraknya beda-beda, ya kan?

Kemudian, di sebelahnya ada lagi, batik bercorak kraton. Ada 12 panel alias 12 bingkai yang memperlihatkan proses pembuatan batik warna-warni itu.

Ini perbesarannya, beberapa aja ya, ini yang di bawah-bawah doang, haha.

Jadi deh🙂

 

Begitu masuk, wah, para perajin batik sedang melakukan hal-hal yang keren banget di mata saya =3= . Satu ruangan besar, ada yang lagi nge-cap, bikin pola, niupin canting, nge-warnain, wuah nggak ada yang santai-santai kayaknya.

Big effort for the best result.

Orang yang pertama ditemui sedang membuat batik cap. Jadi kalo batik cap, mereka menggunakan cetakan dari tembaga. ukurannya kira-kira 20 x 20 cm. Ada pegangan di sisi atasnya. Dengan menggunakan pegangan tersebut, cetakan dicelupkan ke lilin cair, lalu di cap langsung ke kain. Gerakannya gesit, dan pas banget, nggak miring-miring. Alah bisa karena biasa. Jadi, kalo biasa rapi, ya dengan sendirinya bakal rapi *hikmah

ini contoh cetakannya :

 

Lanjut ke sebelahnya, proses membuat batik lukis. Mereka-mereka ini teliti, super teliti.

 

Pertama-tama, kain dilukis terlebih dahulu. Supaya besarnya sama, digunakanlah cetakan gambar, lalu di gambar dengan pensil.

Kemudian, pola tersebut di-lilin-in. Ini ibu-ibu yang lagi nyanting🙂

 

Kalau sudah selesai, kain tersebut dirapikan, ditumpuk dan dilipat (gambarnya ga saya ambil ternyata..) dan memasuki ruang tunggu pewarnaan. Ini tempat pewarnaan, ada beberapa bak yang di dalamnya berisi air berwana dan berbeda-beda tiap bak-nya. Setelah direndam, batik itu di jemur.

kalo mau membuat batik yang ga cuma 1 warna, proses tadi diulang. yang ini, si ibunya lagi ngewarnain tahap ke-2. Coba lihat warna biru tua sebelumnya, nah itu hasil nyanting dan pewarnaan pertama kali. setelah kering, kain itu di-canting lagi, trus ntar diwarnain lagi. jadi deh, batik 2 warna😀

 

Setelah puas melihat prosesnya, saya menuju ruangan penjualannya. Bagus-bagus banget hasilnya, ada yang udah jadi baju, gaun, taplak, seprei, tas, sandal, dan lain-lain. Harganya juga bagus banget😀 Setara lah sama proses yang oke banget juga. Bahkan ada batik lukis berbentuk pajangan yang ukurannya 30 x 50 cm, harganya berdigit 7! Tapi emang oke banget, ada yang corak peta Indonesia, Roro Jonggrang, dan abstrak.

Yeah, karena batik begitu berharga. I Love Indonesia. Hihiy🙂

4 thoughts on “Sedikit Mengintip si Batik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s