2 Hari Oke

saya kangen banget sama blog saya ini😀

banyak hal yang didapat sejak jumat malam kemarin.
jumat malam, saya mabit P2Q. Malu sebetulnya, karena saya tidak pernah ikut pembinaan Mata’ setelah DP2Q, berhubung tabrakan mulu sama jadwal mentoring saya. Tapi teman saya, para Mata’ers terus mendorong saya untuk ikut, ‘ ga papa lel, ada matrikulasi’ , ‘ kamu kan anak pesantren, udah tau lah’ (komen terakhir bikin saya ngakak). Walhasil, saya ikut, dan bertemu dengan orang-prang berghirah tinggi, bahkan walau mereka tidak mengatakan ‘ ya! semangat!’ tapi dengan melihat wajah mereka saja, saya sudah merasa sangat tersemangati. Hati yang terpaut dengan Qur’an, mungkin karena itulah mereka istimewa.

Saat matrikulasi dan talaqqi adalah saat paling oke buat saya. Ternyata bacaan saya yang tidak pernah saya talaqqi kan lagi ini sudah berbeda dengan dulu, hiks. Sedih lah pokoknya. Saya harus banyak belajar lagi , tidak boleh puas dengan yang sekarang. Mungkin kualitas bacaan saya berkurang seiring berkurang juga amalan harian saya? Mungkin. Maa😦

Oke, setelah itu, saya mentoring. Bahasannya pun mantap, ‘Cinta karena Allah’. MR saya oke banget, pas banget, haha. Nanti saya share materinya.

Sorenya saya pergi ke Darul Qur’an di Gegerkalong. Buat apa? Ada ujian pendadaran untuk murid di sana. Ujian pendadaran itu, ujian murid Tapak Suci untuk mendapatkan sabuk, naik jadi siswa dasar. Bersama 8 alumni NF yang lain (Dina, Pipi, Dita, Ka Jujun, Farhan, Jaid, Uka) dan Irham, kami sebagai panitia uijian pendadaran itu. Untungnya bukan saya yang diuji, biasalah, penguji ga perlu keluar keringet banyak-banyak, haha.
Di malam harinya, ada jurit malam. Saya jaga pos mental bareng Zaid. Walaupun saya satu kampus dengannya, tapi karena jarang bertemu (sekalinya ketemu senang tak terkira, haha), saya tidak tahu kabarnya. Dan ternyata di a ketua Fusion (osfak FMIPA). Gahul id :3. Ternyata teman saya sudah melangkah sejauh itu. Saya? Jeng jeng.

Di setiap pos, ada uji fisik, Tapi dari 4 pos ada spesifikasinya sendiri. Di pos 1, jurus yang sudah diberikan kepada mereka, diujikan. Di pos 2, mental mereka diuji, salah satunya dengan makanan super bau menye-menye yang saya dan dita buat, hahaha. Di pos 3, mereka ber-helikopter-ria (posisi ruku’, tangan kiri memegang kuping kanan, dan tangan kanan memegang tanah, lalu berputar-putar sampai Ka Jujun bilang, ‘LARI!’. Pusing sedunia). Dan ujian fisik yang lain. Di pos 4, mereka mencari sabuk di kegelapan. Oya, track-nya di kampus UPI yang super besar, kalau panitia sih naik motor untungnya, haha.

Kalau ada ujian TS, saya jadi ingat ujian sabuk biru saya. Malam-malam di kuburan, ada yang datang tiba-tiba dan terjadilah baku hantam tanpa tau siapa orangnya. Mantaaaapp.

Yaudahlah ya. Tangan saya lama-lama gatal, pengen mukul sandsack.

Ada satu hal yang membahagiakan dari 2 hari itu –> saya ga ngeluarin duit buat makan! gratisss! bahkan dapet uang sangu. haha😀😀 alhamdulillah

Tapi satu hal yang pasti kalau bertemu dengan para alumni, mereka pasti nostalgia dan ngeceng-ngecengin saya. Huh. Semoga tidak berlanjut.

2 thoughts on “2 Hari Oke

  1. azzek,,,sabuk biru euy,,,ngerilah –‘

    ujian TS sabuk biru itu peserta uji yg diserang tiba2? weu,,,awak dulu cuma duel antar peserta (pas MTs naik tingkat sabuk kuning melati 2-masih cupu), tp sebelumnya ziarah ke kuburan pedekar2 dan founding father TS di jaman dulu B)

    P.S: ni anak berarti 3 malam makan gratis mulu –‘

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s