halo, hati.

 

trimakasih, saudaraku, halim.

mengingatkan, menyentil sudut hati.

semoga Allah selalu bersama di setiap langkah kita..

dan tetaplah di sini, saudaraku. tarik, selamatkan aku, bahkan ketika sudah berada di ujung jurang sekalipun. selamatkan aku, saudara, di kala Ia tak lagi menjadi tujuan hari-hari.

sungguh ketika aku tak lagi merasakan rindu untuk bertemu kalian, bukan kamu, atau dia yang salah.

tapi iman ini, imankulah yang sedang berada di titik kritis.

maafkan, saudara. kalian saudara, sahabat terhebat.

 

FIKAR. :’)  fawatstsiqillaahumma raabithatahaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s