UPS! part 1

ups!
pernah merasa salah ngomong?

fatal banget ga sih tuh .. T_T astaghfirullah..

# SALAH NGOMONG YANG PERTAMA
sign:
sengaja
emang darisananya ga sadar kalo salah ngomong

example :
(di mall)
(orang 1 : cewek. krudungan gede. pake rok. stelannya muslimah tulenlah.)
(orang 2 : temen si cewek 1)
(pak satpam yang biasa ngider di mall)
ce 1 : ‘pak, toko buku di mall ini di mana ya?’
satpam : ‘ oh ada .. turun eskalator ini, trus belok kanan ya bu’
ce 1 : (ternganga sebentar. keki. dan buru2 kabur) ‘makasih’
ce 2 : (ngakak)

oke, itu salah ngomong. tapi apa daya si pelaku ga sadar. dan si korban cuma bisa berserapah-ria mengeluarkan kata2 tanda ga terima.
adakah perubahan?
hmm mungkin iya.

look at that case.
mungkin aja pas pulang dari mall, si cewek (1) langsung ngaca pake kaca gede seukuran badan. oh adakah yang salah dengan penampilan saya? ujarnya dalam hati. hei lihat, ini penampilan yang seharusnya dipakai segala kaum hawa. sebaik-baiknya pakaian. yang ga ketat, ga nerawang, pokoknya aman insyaAllah dari mata pria2. dengan begitu, para priapun ga bertambah dosanya karna si mata tergiurkan sama pemandangan indah namun tak halal hohoho B-)

dan sekali lagi si cewek berputar di depan cermin.

si cewek mulai goyah.
sebegini tuakah penampilan saya?
hmm ya mungkin begitulah pandangan umum ya. penilaian universal. si objek bisa sial bisa untung. sekalinya sial ya sial banget karena ternyata apa yang ia gunakan ga sekeren menurut dia sendiri. sekalinya beruntung..ya bisa lah dapet gelar modis oh modis, gahul skali si cewek ini.

lagi2 ya itu ya, penilaian umum.

dan lagi2 si cewek berpikir.
hei, mengapa goyah kau iman?
mengapa risau kau qalbu?
mengapa bertanya-tanya kau keyakinan?

ini pakaian yang paling keren. pakaian paling gahul sejagat raya. pakaian yang superduper hebat, karena dengan mengenakannya kau bisa menikmati surga. dengan memakainya kau aman. dengan menggunakannya kau dicintai Allah. dengan tidak mengenakannya, Allah tidak suka.
sukakah jika kau tidak mengenakannya?
kau mungkin suka, tapi Allah tidak suka.

apa jadinya kalau Allah tidak suka? T_T
maafkan aku ya Allah.

‘hari panas begini pake baju ketutup amat, panas tau’
‘heihei itu ada si tampan-rupawan-jutawan hei, tidakkah kau ingin menunjukkan sedikit saja tubuhmu yang indah itu agar dia melirik padamu?’
itu bisikan maut si setan laknatullah.

naudzubillah.

sungguh si setan cuma pengen nyari temen dia buat di neraka.

conclusion :
terkadang salah ngomong yang tidak disadari pelaku dan menyakiti hati korban bisa dianggap angin lalu.
coba lihat lagi kasus di atas (yang tiba-tiba nyasar kemana-mana bahasannya haha).
kalo si cewek mikirin banget kata2 si satpam yang padahal cuma salah ngomong doang, yang cuma berucap hasil olahan interpretasinya, trus dia bener2 terpengaruh, trus dia ganti stelan, trus dia..ya begitulah. serem yak. naudzubillah.

adakalanya orang lain ataupun kita berucap di luar kesadaran. saya ga tau bahasa psikologinya, tapi kalo menurut hemat saya mah ‘BUANG AJA JAUH-JAUH MAAAANGGG KOK REPOT’.
cukuplah ternganga sebentar, lalu kembali berjalan. tertawakan saja, anggap sebuah episode menggelikan dalam hidup.
yang bisa membuatmua tertawa.
bisa jadi saat itu kamu lagi butuh bahan tertawaan. dan ga ada salahnya menertawakan diri sendiri.

dan kalo kita yang salah ngomong?
ketika sadar, cepatlah minta maaf.
tapi karena ini kemungkinannya adalah si pelaku ga sadar, maka saya cuma bisa menyarankan, ‘BERDOALAH. BERDOALAH AGAR SANG PENCIPTA MEMBERIKAN KESADARAN PENUH ATAS SI PEMILIK LIDAH’
berdzikirlah. insyaAllah Ia akan menjauhkan kata2 tak berguna dari lisanmu.

wallahu’alam.
*muhasabah diri sendiri..rasanya sering T_T maaafffffff :'((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s